Inspirasi Bisnis Kreatif Kisah UMKM Sandal Jepit Mengukir Pundi-Pundi Rezeki

131

Inspirasi bisnis ternyata bisa datang dari mana saja dan kapan saja, bahkan disekitar kita banyak peluang bisnis yang berpotensi mendulang keuntungan, seperti Kisah UMKM Sandal Jepit ukir yang benar-benar menginspirasi.

Kali ini Finansialku akan mengulas kisah UMKM yang berhasil membangun bisnis sederhananya dengan keuntungan luar biasa. Semoga menginspirasi…

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

Kisah UMKM: Sandal Jepit Pembawa Rezeki

Jika diilustrasikan dunia bisnis adalah sebuah negara, maka saat ini jumlah penduduknya sangatlah padat.

Pertumbuhan dan perkembangan bisnis di Indonesia terbilang pesat, baik di bidang kuliner ataupun non kuliner, karenanya dibutuhkan tangan-tangan kreatif agar bisnis yang ditekuni tetap bertahan di tengah persaingan.

Mengawali terjun di dunia bisnis tidak cukup bermodalkan materi saja, tapi jiwa kreatif, semangat, dan motivasi belajar harus tetap melekat dalam diri. Seperti halnya Joan Panji Hermanto, di tangan kreatifnya ia berhasil menginspirasi banyak orang melalui kisah suksesnya menggeluti bisnis dari ide sederhana.

Inspirasi Bisnis Kreatif Kisah UMKM Sandal Jepit Mengukir Pundi-Pundi Rezeki 02 Sandal Jepit Ukir 2 - Finansialku

Pemuda asal Pati, Jawa Tengah ini sukses menyulap sebuah sandal jepit biasa menjadi tidak biasa. Bahkan harga jualnya bisa berlipat ganda setelah diukir oleh tangan kreatif Joan.

Usaha yang dibangun pada pertengahan 2015, awalnya hanya mencoba meniru apa yang dilakukan oleh temannya yang mengukir gambar di atas sandal jepit.

Seperti dilansir dari detikFinance.com (Jumat, 14/12/2018), sebelum berkecimpung di dunia bisnis Joan adalah karyawan kontrak dari salah satu pabrik di Bekasi. Bahkan saat melakukan percobaan bisnisnya, Joan masih bekerja di pabrik.

728x90 - Entrepreneur

Bermodalkan tekad dan hobinya di bidang seni, Joan pun terpacu semangatnya untuk mengembangkan bakat dan keterampilan yang dimiliki. Joan mengatakan:

“Karena saya hobi seni, saya manfaatin keterampilan saya. Lihat-lihat punya teman saya, karena saya punya keterampilan, ya saya coba saja.”

Hasilnya? Siapa sangka, sandal jepit yang dianggap biasa oleh banyak orang ternyata memiliki banyak penggemar dalam waktu singkat berkat sentuhan seni Joan.

Sambil bekerja, ia pun memanfaatkan waktu luangnya untuk memproduksi sandal jepit ukir dengan berbagai macam karakter.

Bermodalkan Kreativitas

Selama ada bakat dan usaha, maka peluang selalu terbuka. Hal inilah yang dipegang teguh oleh Joan dalam mengembangkan bisnis sandal jepitnya.

Ketika banyak orang mengurungkan niatnya berbisnis karena tidak memiliki modal, Joan tetap bertekad meski modal awal usahanya saat itu sekitar Rp100 ribu untuk membeli lima pasang sandal jepit dan pisau cutter.

Ternyata, sandal jepit yang dibelinya di awal seharga Rp10 ribu/pasang, setelah diukir oleh tangan kreatifnya, dijual Rp20ribu hingga Rp170 ribu. Perbedaan harga tersebut, berdasarkan tingkat kerumitan ukiran yang dikerjakan.

Ukiran yang dibuat Joan mulai dari hanya sekadar nama, logo, hingga wajah karakter superhero atau foto seseorang.

Sandal jepit dipilih Joan karena keunikannya dan barangnya mudah diperoleh. Sandal jepit yang telah dipermak olehnya pun tak melulu buat dipakai, melainkan juga untuk dipajang hingga menjadi jam dinding yang dibentuk sedemikian rupa. Joan mengatakan:

“Ada juga kaligrafi yang dibuat di atas sandal jepit untuk dipajang.”

Inspirasi Bisnis Kreatif Kisah UMKM Sandal Jepit Mengukir Pundi-Pundi Rezeki 03 Sandal Jepit Ukir 3 - Finansialku

Media Online, Jantung Pemasaran

Selama menjalani usaha yang hampir berjalan tiga tahun, media online menjadi alat utama pemasaran sandal jepit ukir yang dilabelinya dengan merek Panji SM’art.

Joan menjualnya di forum komunitas tertentu di Facebook maupun Instagram untuk menggaet pasar khusus yang bisa meningkatkan harga jual produknya.

Bagi Joan, pemasaran melalui media online adalah media terbaik untuk mengenalkan produknya ke masyarakat, terlebih akses pemasaran di lingkungan tempatnya berada masih terbatas. Joan mengungkapkan:

“Kalau di kota kan lebih gampang, banyak tempat-tempat yang ramai buat jualan. Misalnya ada acara jogging, kita bisa bikin stan. Kalau di kampung kan, apalagi kampung saya agak pegunungan, jadi agak sulit. Jadi kita mainnya online saja. Pasarin grup-grup komunitas di Facebook, ada di Instagram juga.”

Kendati demikian, Joan enggan mengembangkan kapasitas produksinya seperti ke toko-toko dagang online pada umumnya. Lantaran keterbatasan tenaga kerja dan sulitnya menemukan orang dengan kemampuan mengukir yang sama dengannya.

Bagaimana? Sudah terpikirkan inspirasi bisnis yang akan Anda jalani? Dari sandal jepit, Joan bisa meraup omzet mencapai Rp5juta dengan rata-rata kapasitas produksi per bulan sekitar 100 pasang sandal jepit. Lalu bagaimana dengan Anda?

Berbicara soal bisnis, tahukah Anda bahwa pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan pribadi dan keuangan bisnis itu penting sebelum memulai bisnis?

Lakukan sekarang juga! Jangan sampai bisnis Anda terhambat hanya karena pengelolaan keuangan yang tidak baik.

Selain mengelola keuangan bisnis, media pemasaran juga penting hukumnya di dunia bisnis. Seperti halnya Joan memanfaatkan media online, ternyata Anda bisa mendaftarkan toko atau bisnis Anda di website-website penyedia toko onlinesecara gratis, dengan bermodal internet dan laptop.

Tidak hanya mempublikasikan produk bisnis saja, pemasaran di media onlinetetap perlu dipelihara agar masyarakat tidak bosan. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan diantaranya:

#1 Promo Menarik

Promo menarik seperti giveaway atau diskon seringkali menarik minat masyarakat terutama generasi muda. Melalui promo seperti ini, cenderung efektif untuk memperkenalkan bisnis Anda ke khalayak luas.

Berbagai persyaratan bisa Anda cantumkan, misalnya dengan tag promo ke lima orang lainnya. Atau posting di berbagai akun media sosial, untuk nantinya dicari pemenang promo yang diadakan, dan berbagai cara lainnya.

Memberikan diskon juga bagian dari promo bisnis, bahkan masyarakat cenderung lebih tertarik untuk membeli barang yang tengah diskon. So,manfaatkan kesempatan ini supaya bisnis Anda lebih dikenal dan diminati masyarakat.

#2 Testimoni

Selain promo, testimoni atau kesan-kesan dari orang yang pernah membeli produk Anda tidak ada salahnya untuk dipublikasi. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk produk bisnis Anda, dan menghapus keraguan di masyarakat.

Semakin banyak orang yang memberikan testimoni positif, maka produk Anda semakin teruji di lapangan. Diharapkan bertambah pula omzet yang bisa diperoleh setiap bulannya.

#3 Event Offline

Meningkatkan jumlah penjualan juga bisa dilakukan dengan mengadakan acara atau event offline. Beberapa pemilik bisnis online mengadakan event bertemu dengan para fansnya atau mengadakan seminar mengenai produknya.

Anda dapat memanfaatkan event offline untuk berkomunikasi dan membangun hubungan baik dengan para konsumen.

Sumber : https://www.finansialku.com/kisah-umkm-inspirasi-bisnis/

Comments are closed.