Mitos & Fakta Seputar Hal yang Membatalkan Puasa

0 12

Apa saja, sih, hal yang membatalkan puasa? Apakah kamu masih ingat pengalaman puasa di masa kecil? Kalimat ini mungkin masih terdengar akrab bagi di telinga kamu, “Jangan nangis, nanti puasanya batal, loh!”. Tidak hanya mendengarnya, kamu mungkin saja juga pernah mengucapkannya kepada teman atau adikmu.

Tapi, apakah hal tersebut benar-benar dapat membatalkan puasa? Hal-hal yang membatalkan puasa terkadang masih menyisakan tanda tanya. Mulai dari soal menangis, marah, menelan ludah atau dahak, hingga mencicipi makanan. Daripada kamu ikut bertanya-tanya, langsung saja simak beberapa penjelasan mengenai hal-hal yang bisa membatalkan puasa berikut ini.

1. Apakah menangis membatalkan puasa?

Menangis tidak akan membatalkan puasa. Kecuali kamu sengaja menangis dan menelan air matanya. Mitos ini biasanya didengung-dengungkan untuk membuat anak-anak tidak cengeng saat berpuasa.

2. Apakah berkumur saat wudhu membatalkan puasa?

Berkumur saat berwudhu tidak membatalkan puasa. Syaratnya adalah asalkan tidak berlebih-lebihan. Cukup seperlunya saja. Berkumur dan menyikat gigi dengan pasta gigi Pepsodent saat berpuasa penting untuk menjaga kesegaran mulut. Hal ini pun tidak dilarang dan tidak membatalkan puasa, selama tidak berlebihan dan tidak dengan sengaja dilakukan untuk mengambil kesempatan meneguk air.

3. Apakah merokok membatalkan puasa?

Saat merokok, kita secara sengaja memasukkan suatu benda ke dalam salah satu lubang dalam tubuh yang menyambung hingga ke lambung. Kegiatan merokok juga bisa menimbulkan rasa kenikmatan. Karena dua hal tersebut, maka merokok akan membatalkan puasa kamu.

4. Apakah muntah membatalkan puasa?

Jika seseorang muntah dengan sengaja maka puasanya akan batal. Tapi jika muntah terjadi secara tidak sengaja, maka ibadah puasanya tidak batal. Cukup berkumur untuk membersihkan sisa muntah, kemudian kamu dapat melanjutkan lagi puasanya.

5. Apakah menelan dahak atau ludah membatalkan puasa?

Pada dasarnya tidak membatalkan. Namun ketika dahak sudah sampai mulut, sebaiknya dibuang baik sedang puasa ataupun tidak.

6. Apakah mencicipi masakan membatalkan puasa?

Jika dibutuhkan, mencicipi makanan diperbolehkan bagi orang yang berpuasa. Caranya dengan meletakkan makanan diujung lidah, dirasakan, lalu dikeluarkan/diludahkan, dan tidak ditelan sedikitpun. Indra pencecap adalah lidah. Di bagian lidah inilah kita bisa merasakan rasa manis, asin, asam, dan pahit. Jadi saat mencicip, tak perlu sampai ditelan, kan?

Sekarang kamu tak perlu bertanya-tanya lagi soal hal yang membatalkan puasa. Sampaikan juga informasi ini kepada orang-orang terdekatmu supaya mereka juga mengerti. Selamat menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya, ya!

Sumber :
https://www.1001inspirasiramadhan.com/article/ibadah/apa-saja-hal-hal-yang-bisa-membatalkan-puasa

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.