Rupa Rupi Handycraft Market, Mal UMKM Pertama di Indonesia

0 24
Rupa Rupi Handycraft Market, Mal UMKM Pertama di Indonesia

Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya seusai meresmikan Rupa Rupi Handycraft Market, Kamis (14/2/2019). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG РSelain dikenal sebagai kota wisata kuliner, Kota Bandung juga dikenal sebagai destinasi wisata belanja. Kini, destinasi wisata belanja terbaru kembali hadir di Kota Bandung.

Mengusung nama Rupa Rupi Handycraft Market, destinasi wisata belanja terbaru ini berbeda dengan destinasi wisata belanja lainnya di kota berjuluk Parijs Van Java ini. Rupa Rupi Handycraft Market merupakan sebuah mal yang di dalamnya 100 persen berisikan tenant-tenant usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Mal UMKM yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani nomor 837-843, Kota Bandung itu, resmi dibuka istri Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Praratya Kamil, Kamis (14/2/2019).

Diklaim sebagai mal UMKM pertama di di Indonesia, Rupa Rupi Handycraft Market menghadirkan 369 tenant UMKM dengan berbagai produknya, mulai dari kerajinan hingga fesyen. Kehadiran Rupa Rupi Handycraft Market diharapkan mendorong tumbuh kembang pelaku UMKM, khususnya di Provinsi Jabar.

“Kalau mal umumnya harus mengalokasikan berapa persen space untuk UMKM, di sini 100 persen UMKM, produk UMKM, dan produk Indonesia. Ini mal UMKM satu-satunya di Jabar, bahkan di Indonesia,” terang Direktur PT Gita Adhitya Graha Henry Purwanto yang sebagai pihak pengelola Gedung Rupa Rupi Handycraft seusai peresmian Rupa Rupi Handycraft, Kamis (14/2/2019).

Pihaknya berkolaborasi dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Jabar untuk menjadikan Rupa Rupi Handycraft sebagai pusat UMKM. Dia berharap, dengan potensi UMKM yang besar, khususnya di Bandung, Rupa Rupi Handycraft Market akan tumbuh dan berkembang.

“Bahkan, kami berharap mal UMKM ini bisa go international. Karenanya, kami juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan untuk ikut mempromosikan, kami pun akan all out mempromosikan mal ini,” katanya.

Henry menambahkan, meski sudah menjual produknya di Rupa Rupi Handycraft Market, pihaknya tetap mendorong para pelaku UMKM di mal yang dikelolanya juga membidik pasar online, agar pemasaran produk UMKM di Rupa Rupi Handycraft Market juga berkembang pesat.

Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya meresmikan Rupa Rupi Handycraft Market, Kamis (14/2/2014). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

“Online itu bukan musuh mal, online itu hanya cara menjual, sedangkan produknya sama saja. Saya pikir, untuk mempertahankan yang offline harus ada gedung yang representatif, agar orang lihat kita itu tetap power full. Jadi semua lini harus dikuasai,” jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya mengaku bangga sekaligus mengapresiasi kehadiran Rupa Rupi Handycraft Market di Kota Bandung. Bahkan, dia menyebut, Rupa Rupi Handycraft Market sebagai sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

“Saya merasa bangga terkait hadirnya Rupa Rupi Handycraft Market ini. Ini mimpi yang jadi kenyataan karena setelah sekian lama teman-teman UMKM berkegiatan di pameran, kini mereka punya mal sendiri,” ungkap Atalia.

Menurut dia, dengan hadirnya Rupa Rupi Handycraft Matket ini, maka pelaku UMKM akan lebih mudah memasarkan produk-produknya. Bahkan, para pelaku UMKM juga bisa mendapatkan pelatihan, seperti workshop atau diskusi rutin untuk meningkatkanskill mereka.

“Kami juga akan berupaya semaksimal mungkin mempromosikan keberadaan Rupa Rupi Handycraft Market ini agar produk UMKM asal Jawa Barat bisa lebih dikenal di tingkat nasional bahkan internasional,” tandasnya.

Sumber : https://jabar.sindonews.com/read/4972/3/rupa-rupi-handycraft-market-mal-umkm-pertama-di-indonesia-1550188939

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.