Tabulampot (Tanaman Buah dalam pot) Pohon Durian

langkah bisnis dot com : Tabulampot (Tanaman Buah dalam pot) Pohon Durian. Kedengarannya aneh.. tetapi itulah judul yang kali ini team langkah bisnis angkat. Banyak sekali client atau pembaca di langkah bisnis dot com menanyakan ke kami via sms/bbm atau line/whats app yang berhubungan dengan pohon durian.

“Bisa tidak pak durian dibuahkan di dalam pot???” itulah salah satu pertanyaan dari client/pembaca kami, Berikut informasi yang mungkin saja berguna buat kita semua, semoga bermanfaat. 

langkah bisnis dot com tambulampot pohon durian 1Durian tergolong sulit dibuahkan dalam pot sehingga tidak direkomendasikan untuk tabulampot. Bunga sulit muncul apalagi bertahan menjadi buah yang matang. Seringkali bunga hanya bertahan sampai seukuran jempol orang dewasa lalu rontok. Eddy Soesanto, penangkar buah di Cijantung, Jakarta timuir, menduga itu disebabkan karakter perakaran pohon durian dewasa yang membesar dan memanjang ke samping.

Volume pot yang terbatas jelas membatasi pertumbuhan akar. Ujung-ujungnya, pasokan hara pun seret.

Kesulitan membuahkan tabulampot durian itu ditepis Edi Sofiandi, pekebun di Parongpong, Bandung. “Dulu teknik memindahkan tanaman yang telah berbuah memang lazim, tapi itu teknik lama,” kata kelahiran Bandung 43 tahun silam itu.

Menurutnya dengan media dan hara tepat volume pot yang terbatas tetap mampu mendukung perkembangan buah. Dengan prinsip itu Sofiandi sukses membuahkan tabulampot durian sebanyak 50 tanaman selama 3 tahun terakhir. Monthong umur 4 bulan pascaokulasi dengan daun lebat, segar, dan hijau dipilih sebagai bakalan tabulampot. Ia lantas dipindahkan ke polibag besar dan dirawat 4 bulan. Jika pertumbuhan tetap prima, baru dipindah ke karung plastik.

Media berupa pupuk kandang dan tanah liat dengan perbandingan 1:1. Tanaman-yang masih dalam karung lalu dibenamkan ke tanah. Caranya dibuat lubang seukuran karung. Bagian dasar tanah diberi pupuk fosfor berupa TSP sebanyak 2 sendok makan atau setara 20 g. Fosfor mengoptimalkan pertumbuhan akar.

Taburkan pula furadan dengan jumlah serupa untuk mencegah kehadiran patogen tanah. Setelah karung dibenamkan, bagian atas diberi TSP dan furadan dengan dosis sama.

Menurut Sofiandi durian dipindah ke lahan untuk menggenjot pertumbuhan vegetatif. Di sana tanaman dirawat 8-12 bulan dan dipupuk 2-3 kali. Pascaperawatan, tanaman diangkat untuk dipindah ke dalam drum.

Tanaman dengan bola akar terbungkus karung lalu ditanam di drum. Ruang antara karung dengan dinding drum diisi media utama-pupuk kandang dan tanah liat-plus jerami.

Tujuannya media mudah mengalirkan air dan pori-pori udara cukup. Akar baru dirangsang keluar dari karung dengan menyiramkan perangsang akar sebanyak 25 ml per 10 l air. Perangsang itu disiram setiap hari selama 1 minggu. Dengan perawatan rutin, buah bakal keluar tahun berikutnya.

 

Sumber : Trubus edisi tahun 2011

Link Tutorial Budidaya durian dengan pakar-pakar tanaman lulusan UGM dan IPB PT. Natural Nusantara

Link Kesaksian Penggunaan Produk NASA untuk Durian di Daerah Wonosobo, hasil buah melimpah

14 Comments

  1. AREMA 12 February 2013
  2. mona 7 December 2013
  3. diko taurino 29 April 2015
  4. Dian Taruna 7 July 2015
    • admin 11 July 2015
  5. Irawan Santoso 19 January 2016
    • admin 23 January 2016
  6. ali 8 February 2016
    • admin 17 February 2016
  7. rosyid 23 February 2016
  8. rosyid 23 February 2016
  9. christine 12 April 2016
    • admin 15 April 2016

Leave a Reply