UKM Solo Dambakan Pasar Khusus Handycraft

84

Share ViaSolo, AyooBerita.com – KOMUNITAS Crafter Solo Raya meminta pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyediakan lokasi strategis bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal itu sebagai upaya mendekatkan pembeli sekaligus meningkatkan pemasaran produk kerajinan tangan alias handycraft.

Ketua Crafter Solo Raya, Winarto mengaku, sebanyak 50 pelaku UMKM yang tergabung dalam wadah Crafter Solo Raya menginginkan tempat berdirinya pusat jual beli kerajinan di Kota Solo. Bukan hanya sekadar memfasilitasi dalam bentuk pameran yang sifatnya insidental.

“Besar harapan kami pemerintah itu bisa membikinkan market tersendiri khusus craft. Hal sederhananya, kalau ada wisatawan baik lokal maupun asing yang tengah berlibur ke Solo itu bisa tahu ke mana harus membeli oleh-oleh atau souvenir craft khas Solo,” ujar Winarto saat ditemui disela-sela ajang Pameran Produk Unggulan Kelurahan UKM Expo di Atrium Solo Paragon Mall, Minggu (9/7).

Jika berbicara tentang tekstil, sambung pemilik Barabiru Craft ini, wisatawan langsung teringat dan mendatangi Pasar Klewer. Begitu juga ketika ingin berburu koleksi barang antik, wisatawan pasti kenal dengan Pasar Triwindu. Namun untuk pusat transaksi craft di Kota Solo selama ini justru luput dari perhatian.

“Yang difasilitasi kebanyakan fashion dan kuliner. Kalau khusus craft belum ada. Mungkin gedung eks Bakorwil itu bisa digunakan. Lokasinya strategis. Kalau hanya digunakan untuk event pameran masih sepi. Tapi kalau digunakan secara kontinyu sebagai pasar khas craft Solo sangat berpotensi,” usul Winarno mengenai aset gedung milik Pemprov Jateng yang terletak di depan Monumen Slamet Riyadi di perempatan Gladak tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surakarta, Nur Haryani mengaku, sudah memiliki rencana untuk mendirikan sebuah galeri bagi UMKM yang selama ini belum memiliki outlet. Pihaknya membidik bekas gedung unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Laweyan yang terletak di dekat SDN 16 Mangkubumen Kidul, Solo.

“Tahun depan. Sedang kita ajukan permohonan pinjam tempat. Jadi UMKM yang selama ini tersebar bisa disatukan. Tapi nanti bukan hanya khusus craft, pelaku kuliner seperti makanan kering juga ada. Tergantung kebutuhan,” jawab Nur Haryani. (MDK)

Sumber : https://www.ayooberita.com/berita-ukm-solo-dambakan-pasar-khusus-handycraft

Comments are closed.