10 Manfaat Bekatul bagi Kesehatan dan Kecantikan

76

DokterSehat.Com – Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa beras putih yang biasa dimakan tidaklah mengandung bekatul. Seharusnya beras yang dimakan masih mengandung bekatul karena kaya gizi dan manfaat. Temukan manfaat bekatul bagi kesehatan dan kecantikan.

Baca terus untuk menemukan informasi lainnya seperti pengertian bekatul, jenis-jenis bekatul, kandungan gizi bekatul, dan lainnya.

Apa itu bekatul?

Bekatul adalah lapisan kulit bagian dalam yang membungkus butiran beras (endosperm). Ada juga yang mengatakan bahwa bekatul adalah kulit ari dari padi. Kini, pengonsumsian bekatul sudah mulai ditinggalkan sejak penggilingan padi dilakukan dengan mesin.

Penumbukan padi yang masih menyisakan bekatul untuk dikonsumsi sudah perlahan ditinggalkan. Penggilingan padi yang dilakukan dengan mesin telah membuat bekatul benar-benar hilang dari beras.

Manfaat bekatul untuk kesehatan dan kecantikan

Manfaat bekatul yang ada dan telah diteliti tentunya sangat erat dengan kandungan zat-zat yang ada di dalam bekatul. Penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa manfaat bekatul sehingga ini bisa memotivasi Anda untuk mengonsumsi bekatul.

Berikut ini adalah manfaat bekatul untuk kecantikan dan kesehatan:

1. Mencegah penyakit Alzheimer

Bekatul memiliki kandungan antioksidan yaitu tokoferol dan asam ferulat. Zat-zat antioksidan tersebut cukup penting karena bisa mencegah kejadian penyakit Alzheimer. Dengan demikian manfaat bekatul bisa mencegah penyakit Alzheimer.

2. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat bekatul beras merah sangat baik bagi kesehatan jantung. Ada beberapa kandungan yang mendukung manfaat ini. Kandungan vitamin B15 berperan terhadap metabolisme otot termasuk otot jantung sehingga jantung lebihkuat.

Selain itu, kandungan zat-zat lainnya bisa menurunkan kadar kolesterol jahat yang membuat jantung Anda lebih sehat. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi bekatul secara rutin agar jantung tetap sehat.

3. Meningkatkan metabolisme otot

Kandungan vitamin B15 atau asam pangamik yang ada di dalam bekatul memiliki peran terhadap metabolisme protein. Hal ini bisa mendukung sintesis methylation yang berperan di dalam metabolisme protein.

4. Mencegah penyakit kencing manis

Manfaat bekatul juga bisa mencegah terjadinya penyakit kencing manis. Ada kandungan antioksidan yaitu oryzanol, tokoferol dan asam ferulat di dalam bekatul. Kandungan antioksidan tersebutlah yang bisa menghambat terjadinya kencing manis.

5. Menurunkan risiko penyakit kanker

Ada kandungan zat-zat gizi yang ada di dalam bekatul yang bisa menurunkan risiko terjadinya kanker. Kandungan tersebut seperti vitamin E, orizanol, dan lemak tidak jenuh bisa mencegah tubuh terkenal risiko kanker.

6. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Manfaat bekatul juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat seperti trigliserida. Ada sebuah penelitian bahwa responden yang diberikan diet bekatul menunjukkan penurunan kadar trigliserida. Ini juga bisa mencegah penyakit aterosklerosis.

7. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa bekatul mengandung banyak jenis mineral penting. Beberapa jenis mineral seperti kalsium dan magnesium memiliki manfaat yang bisa mendukung pertumbuhan tulang dan gigi.

8. Meningkatkan fungsi syaraf

Manfaat bekatul cukup baik bagi otak karena kandungan vitamin B kompleks. Kandunagn vitamin B kompleks memiliki manfaat unuk meningkatkan fungsi syaraf. Selain itu, kandungan vitamin B15 bisa meningkatkan pasokan oksigen di otak.

9. Memelihara pertumbuhan jaringan

Bekatul cukup kaya akan kandungan protein. Sebagaimana telah diketahui bahwa protein merupakan zat gizi yang baik untuk pertumbuhan jaringan di dalam tubuh. Protein juga bisa memelihara fungsi jaringan.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa manfaat bekatul sangat terkait dengan manfaat protein bagi tubuh. Beberapa manfaat protein yang juga merupakan manfaat bekatul adalah untuk tumbuh kembang, pemulihan sakit, dukungan kehamilan, dan lainnya.

10. Mencegah konstipasi

Beberapa kandungan serat yang ada di dalam bekatul membuat bekatul bisa mencegah tubuh dari konstipasi. Serat-serat yang ada di dalam bekatul akan meningkatkan proses pencernaan hingga ekskresi sehingga konstipasi atau sembelit bisa dicegah.

Jenis-jenis bekatul

Bekatul yang dimaksud umumnya adalah bekatul beras putih. Beras putih adalah beras yang banyak dikonsumsi oleh orang-orang. Akan tetapi, bekatul tidak hanya terdapat pada beras putih saja.

Ada juga bekatul beras merah, bekatul beras hitam, dan lainnya. Tidak hanya dari beras, ada juga bekatul gandum atau yang biasa disebut gandum utuh. Gandum yang tidak memiliki bekatul disebut tepung terigu.

Jadi, tepung terigu dan beras putih yang kita makan memiliki jenis pengolahan yang serupa, yaitu sama-sama kehilangan bekatul. Hal ini mungkin dikarenakan banyak anggapan bahwa semakin putih beras atau tepung maka akan semakin bagus kualitasnya.

Anggapan tersebut cukup keliru karena justru malah akan menghilangkan bekatul yang kaya gizi dan memiliki banyak manfaat. Sebaiknya, jika Anda ingin mengonsumsi beras atau tepung maka pilihlah yang masih mengandung bekatul.

Hal ini dikarenakan akan ada banyak manfaat bekatul yang bisa Anda dapatkan. Namun, jika Anda susah mendapatkannya maka banyak bubuk bekatul dijual di pasaran. Setiap jenis bekatul memiliki kandungan yang berbeda dan memengaruhi manfaatnya sedikit.

Jadi, manfaat bekatul beras merah lebih baik daripada manfaat bekatul beras putih. Ini dikarenakan ada beberapa kandungan yang ada di bekatul beras merah tetapi tidak ada di bekatul beras putih.

Kandungan zat gizi bekatul

Bekatul memiliki kandungan zat-zat gizi yang bervariasi dan cukup banyak. Zat gizi makro yang dikandung oleh bekatul yaitu karbohidrat, pati, protein, dan lemak. Selain itu, bekatul juga mengandung beberapa jenis serat seperti serat kasar, serat pangan, dan serat larut air.

Kandungan bekatul juga terdiri dari aneka jenis vitamin yang sangat penting bagi tubuh. Vitamin-vitamin yang ada di dalam bekatul, yaitu tiamin (vitamin B1, vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), vitamin B5 (asam pantotenat), vitamin B6 (piridoksin), biotin, kolin, asam folat, dan inositol.

Ada satu vitamin yaitu vitamin B15 atau disebut juga asam pangamik yang ada di dalam bekatul. Asam pangamik merupakan jenis vitamin yang punya banyak manfaat. Bekatul adalah bahan pangan yang memiliki kandungan asam pangamik paling banyak.

Bekatul juga mengandung beberapa jenis mineral penting. Adapun beberapa mineral yang ada di dalam bekatul di antaranya adalah zat besi, seng, mangan, tembaga, iodin, kalsium, fosfor, kalium, natrium, dan magnesium.

Beberapa senyawa juga ada di dalam bekatul, yaitu seperti asam fenolik, flavonoid, dan antosianin. Namun, bekatul beras putih tidak mengandung antosianin. Kandungan antosianin terdapat di dalam bekatul beras merah dan bekatul beras hitam.

Jenis antosianin yang ada di dalam beras merah dan beras hitam adalah antosianin jenis cyanidin-3-O-glucoside dan peonidin-3-O-glucoside. Kandungan antosianin memiliki manfaat penting dan inilah mengapa ada banyak manfaat bekatul beras merah dibandingkan bekatul beras putih.

Sumber :
https://doktersehat.com/manfaat-bekatul/

Comments are closed.