Menghidupkan Fungsi Remaja di Bulan Ramadhan

0 13

Alhamdulillah salah satu bulan yang di tunggu-tunggu kini sudah didepan pintu. Bulan yang tentunya ditunggu umat muslim sedunia, bulan yang penuh keberkahan diantara bulan-bulan yang lainya.
 Kebahagian dan kegembiraan menyambut bulan Ramadhan telah kita rasakan, dengan persiapan-Persiapan dimana kita mempersiapan gaji bulan ini untuk kebutuhan  Ramadhan,  yang anak rantau menabung untuk mudik dan berkumpul dengan keluarga di kampung selama Ramadhan, remaja dan juga masyarakat di desasa sangat antusias bergotong-royong membersihkan lingkungan Masjid dan Mushola juga lingkungan Desa tempat tinggal.

 Program-proram televisi dan sebagainya telah menyiapkan program khusus selama ramadhan baik dari iklan-iklan yang ditayangkan yang semuanya menguji keimanan kita dari iklan sirupnya, iklan kuenya, dan lain sebagainya , tips dari penulis apabila tidak kuat dengan godaan iklan televisi yang ada saat siang hari di bulan ramadhan lebih baik  matikan televisinya  mari kita kemasjid.

Seluruh umat non muslimpun juga  ikut berpartisipasi menyiapkan kebutuhan kebutuhan belanja umat muslim. Berbagai kebutuhan dari bahan-bahan rumah tangga sampai kebutuhan anak dan cemilan berbuka puasa di perdagangkan.

Bagaimana dengan Remaja ditempat anda dalam  menyambut Ramadhan?  Apakah beda atau sama?

Menurut penulis Remaja harus mampu menjadi perhatian khusus bagi Masyarakat  pada khususnya, Remaja harus memainkan peran yang besar dalam menyambut dan mengisi bulan yang mulia ini. Mengapa? Remaja merupakan usia dimana seorang manusia mencari jati diri dan karakter diri guna menjadi pondasi untuk mengisi kehidupan masa depan. Masa depan manusia sangat ditentukan dan tergantung menjadi apa mereka saat usia Remaja, jika pada usia Remajanya dihiasi dengan kebaikan dan kontribusi positif bagi dirinya serta masyarakat,  jauh dari perbuatan-perbuatan yang menyimpang maka bisa ditebak akan seperti apa mereka ketika menjadi manusia dewasa.

Begitu juga sebaliknya jika pada usia muda dan Remaja dihiasi dan menghabiskan waktu hanya untuk game, dan perbuatan maksiat serta  amoral maka tidak akan jauh beda pada usia dewasanya.

Oleh karenanya menjelang bulan ramadhan mari kita selaku Remaja menyiapkan diri untuk melakukan kegiatan kegitan positif menjelang Ramadhan, menyiapkan diri untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak penting dibulan Ramadhan untuk bisa full dalam melakukan ibadah.

Terkadang sebagai Remaja,  selalu meremehkan waktu, menghindari Masjid dengan berbagai alasan karna menganggap yang tua juga banyak di Masjid kok ? bukan perkara yang tua ada atau tidaknya di Masjid  tetapi bagaiman kita selaku Remaja mampu menjadikan diri kita mempunyai fungsi dan bermanfaat di masyarakat sekitar tempat kita tinggal.

Sebagai Irmasja( Ikatan Remaja Masjid ) di desa kami  senantiasa memanfaatkan dan mempergunakan Remaja yang terdiri dari tingkat MTS (Madrasah Tsanawiyah ) SMP,  SMA dan tentunya Pemuda untuk mengisi kegiatan-kegiatan Ramadhan termasuk safari Ramadhan keliling kampung, hal ini juga bertujuan menanamkan nilai nilai islami, melatih mental generasi muda dan membentuk kepribadian pada Remaja itu sendiri. Dengan menyandingkan antara yang muda dan dewasa akan tumbuh dalam diri Remaja untuk mengikuti  hal baik yang dilakukan oleh yang dewasa dan yang dewasa akan belajar bagaimana ia mampu memberikan contoh yang baik, contoh yang layak ditiru oleh adik-adiknya.

Oleh karena itu saat pembentukan kepribadian perlu ditanamkan pada diri Remaja akan pemahaman ajaran Islam yang baik dan benar,  pengalaman yang berkesan dan tertanam dalam dirinya akan pentingnya agama dalam kehidupan ini. Remaja harus dibiasakan untuk melakukan tindakan-tindakan yang benar dimulai dari hal yang paling sederhana sekalipun, karena penerus estafet kepemipinan manusia dimasa depan adalah Remaja pada masa kini. Jika Remaja pada masa kini dihiasi dengan kemaksiatan maka buruklah masa depan mereka.

Agar mampu mengurangi perbuatan perbuatan semacam ini sangat perlu bagi pembaca untuk menjadi agen yang mampu membimbing Remaja sekitar tempat tinggal kita agar Remaja bisa  lebih dekat lagi dengan Masjid dan tentunya lebih dekat lagi dengan agamanya, apabila hal semacam ini sudah tertanan dalam diri Remaja maka nilai-nilai islami akan mudah diterima, dan perbuatan perbuatan yang buruk yang secara perlahan akan bisa dikurangi.

Ramadhan merupakan momen yang baik bagi Remaja untuk mengisi dan beraktifitas positif dalam melatih diri dengan menanamkan pendidikan Islam yang benar.  Pada usia muda Remaja memang sangat gampang terpengaruh dengan hal-hal yang buruk  hal yang sebenarnya merugikan diri sendiri terpengaruh oleh lingkungan yang membawa dampak buruk terhadap diri kita, oleh karena itu sangat penting bagi kita dalam memilih pertemanan , mana yang memang mampu memberikan perubahan yang positif, dan menjauhi lingkungan dan teman yang membawa dampak negatif terhadap diri kita selaku Remaja.

Namun tidak ada salahnya apabila sebagai Remaja yang tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif mendekatkan diri terhadap lingkungan yang buruk untuk memberi pembenaran dan melakukan perubahan dalam rangka mengajak kepada Remaja yang lain untuk berubah menuju jalan yang sebenarnya, mengubah Jargon yang selam ini dipakai “Hari gini Tidak Gaul“ menjadi jargon “Pingin Gaul?  Makanya ke Masjid”

Untuk  Remaja dimanapun kita berada  mari pergunakan waktu muda ini untuk menanamkan karakter dan pondasi dengan mematapkan pemahaman dan pengamalan terhadap ajaran Islam yang Agung ini. Sholat lima waktu  berjamaah,  bertadarus,  dan kegiatan kegiatan positif lainya dalam rangka memakmurkan Masjid dibulan Ramadhan.  Ajaklah Remaja-Remaja  yang lain untuk aktif di Remaja Masjid.  Ikutilah pesantren kilat yang diadakan oleh lembaga-lembaga atau pengurus Masjid setempat. Jangan terpancing untuk melakukan hal-hal yang negatif terutama dibulan Ramadhan.

Untuk memperbaiki generasi muda tentunya kami sangat berharap bantuan dari orang tua .  Usia remaja butuh panutan dan tokoh yang bisa membimbing dan mengajak mereka untuk melakukan hal-hal yang positif. Tidak ada artinya jika kita berharap Remaja yang sholeh tetapi tidak didukung dari dalam keluarganya yang merupakan sekolah pertama bagi mereka untuk mendapatkan ilmu dan ketauladanan. Oleh karena itu perlu perhatian yang luas bagi orang tua untuk anak-anaknya.  Orang tua harus memantau dan  memastikan anak-anak mereka melakukan tindakan-tindakan yang positif dan bermanfaat terutama pada bulan yang mulia dan Agung ini.

dsc-0745-jpg-5902e8433b7b6116068b4567.jpg

dsc-0745-jpg-5902e8433b7b6116068b4567.jpgRemaja Desa Juga Bisa Berbuat  Lebih

                  Kepribadian Remaja sangat ditentukan oleh peranan orang tua. Harus ada  tindakan yang khusus yang harus dilakukan oleh orang tua jika mereka ingin Remaja-Remaji dan anak-anaknya memiliki kepribadian yang Qurani : pertama orang tua harus menjadi qudwah, yakni menjadi pemimpin yang memberikan keteladanan. Kedua, jadikanlah rumah kita rumah yang dihiasi dengan zikir dan keimanan. Ketiga, Ikatkanlah anak-anak kita dengan Al Quran mulai dari membaca, menghafal dan mengamalkan kandungan Al Quran. Keempat, jagalah mereka agar terhindar dari pergaulan yang merusak. 

Kelima, senantiasa memberi  motivasi kepada mereka agar mencintai Alquran dan akhlak yang baik. Keenam, perhatikan pakaian mereka jangan sampai memakai pakaian-pakaian yang dilarang dalam Islam. Ketujuh, berdoalah untuk mereka agar manjadi anak yang sholeh bermanfaat bagi masarakat agama dan bangsa.

Ramadhan memiliki arti penting bagi remaja jika ramadhan diisi dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat selain melaksanakan ibadah-ibadah khusus yang dianjurkan selama bulan ramadahan. Kegiatan positif tersebut bisa seperti pesantren kilat, perbanyak silaturahim, bersedekah dan sebagainya. Dengan harapan bisa memberikan kekuatan kepada mental remaja untuk menghadapi tantangan zaman. Remaja yang memiliki mental dan jiwa yang kuat secara spiritual akan mewarnai tindakan dan cara bersikap ketika menghadapi suatu masalah. Ketika remaja Indonesia dan Kepulauan Riau pada khususnya bisa memaksimalkan dan memanfaatkan bulan yang mulia ini dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat sebenarnya bangsa Indonesia lagi mempersiapkan calon generasi rabbani yang mereka hanya takut kepada Allah SWT, mereka hanya melakukan perbuatan-perbuatan yang diperintahkan oleh Allah SWT dan menjauhkan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.

Oleh karena itu wahai kepada remaja mari kita persiapkan diri dalam menyambut Ramadhan yang mulia ini dengan menyiapkan diri untuk memperbanyak tilawah Alquran, membaca buku yang berhubungan dengan puasa agar kita lebih memahami hakikat dan tata cara berpuasa, menata kembali rumah kita dengan melakukan gotong royong keluarga untuk menyambut Ramadhan, tunjukkan kecintaan kita kepada keluarga saling menyayangi dan saling membantu dalam pencapaian target ramadhan, silaturahim kepada tetangga dan kerabat serta optimalkan doa kita semoga Allah SWT menyampaikan usia kita ke Ramadhan tahun ini dan bisa menyempurnakan hingga akhir Ramadhan.

Dengan persiapan yang maksimal mudah-mudahan para remaja secara mental siap untuk menyongsong dan menyambut ramadhan, ramadhan akan member arti bagi remaja. Insya Allah selesai ramadhan kita semua keluar dengan prediket hamba yang muttaqin. Amin. Wallahu Alam.

Sumber :
https://www.kompasiana.com/miswanbro/5902efad4523bded1a74c2ab/menghidupkan-fungsi-remaja-di-bulan-ramadhan?page=all

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.