Pesona Peluang Usaha Budidaya Buah Sirsak

176

Sejak ditemukan adanya banyak manfaat dari sirsak, terutama pada buah dan daunnya yang dipergunakan sebagai salah satu obat herbal anti kanker paling ampuh saat ini, tanaman sirsak mulai dilirik banyak kalangan.

Dulunya, buah sirsak tidak populer dan harganyapun sangat murah. Bahkan saat ini dibanyak wilayah pedesaan atau di kota-kota kecil, harga buah sirsak masih relatif murah. Dan, di daerah pedesaan kita bisa mendapatkan buah sirsak secara cuma-cuma jika kita mau meminta pada yang punya.

Di daerah-daerah tertentu dimana buah sirsak belum setenar di kota-kota besar, sirsak masih menjadi tanaman pengisi kebun yang tidak ditanam secara serius atau dibiarkan tumbuh begitu saja dan diambil buahnya jika berbuah.

Tak banyak yang berinisiatif untuk membudidayakan tanaman sirsak (barangkali karena minimnya informasi terkait peluang usaha budidaya sirsak).

Namun di kota-kota besar dimana orang-orang mulai ramai mencari alternatif pengobatan kanker, sirsak menjadi naik daun dan berharga mahal. Jangankan buahnya, daun sirsakpun laku mahal lho.

Itulah kenapa sirsak menjadi peluang bisnis masa depan yang menjanjikan. Artikel ini mencoba untuk membahas beberapa hal mengenai sirsak; manfaat, cara budidaya, dan peluang bisnis dari budidaya buah sirsak.

Apa Itu Buah Sirsak?

via pinterest.com

Adakah dari kalian yang belum tahu buah sirsak? Atau adakah yang sudah pernah mendengar namanya tetapi belum pernah makan buahnya? Buah sirsak merupakan buah yang kulitnya berwarna hijau dan berduri lunak (namun keras ketika buah ini masih mentah).

Ketika sudah matang, kulit buah sirsak berubah menjadi hijau tua yang cenderung gelap kehitaman atau berwarna hijau kekuniangan, tergantung jenis sirsaknya. Sementara daging dari buah ini berwarna putih susu dengan biji berwarna hitam dan berbentuk oval di sela-sela rongga dagingnya.

Buah sirsak yang berkualitas bagus memiliki rasa yang manis dengan sedikit asam. Sementara yang masih agak muda atau berkualitas kurang bagus cenderung memiliki rasa yang asam dengan sedikit manis.

Buah ini masih sangat jarang ditemui di penjual buah. Bahkan, pasar swalayan atau supermarketpun belum tentu selalu menyediakan buah ini.

Namun justru di pasar tradisional, kita masih akan menjumpai satu ada dua penjual yang menjual buah sirsak. Di kota-kota besar, buah sirsak dijual dengan harga yang sangat mahal yang per kilonya bisa dihargai hingga 15.000 rupiah.

Setidaknya di pasaran kita akan menjumpai empat jenis buah sirsak, yakni sirsak ratu, sirsak biasa, sirsak Bali dan sirsak Mandalika.

Penamaan buah sirsak ini berdasarkan asal-usul tanaman sirsak tersebut; sirsak ratu, dinamai demikian, karena berasal dan banyak dibudidayak di daerah pelabuhan ratu, begitu juga dengan sirsak Bali dan sirsak Mandalika yang tentu saja berasal dari Bali dan Mandalika.

Sementara sirsak biasa merupakan sirsak yang jumlahnya paling banyak karena sirsak ini tumbuh diberbagai pelosok wilayah di Indonesia

Buah sirsak bisa dikatakan berbeda jenis antar satu dengan yang lain karena jika dilihat dari bentuknya saja sudah berbeda (dalam kondisi normal).

Begitu pula dengan karakter dari masing-masing jenis sirsak ini yang ditandai dengan adanya perbedaan rasa, kekenyalan daging, kandungan air dan keberadaan biji.

Dari keempat jenis sirsak tersebut, sirsak ratu menempati posisi terpopuler dan banyak diminati karena ukurannya yang besar, rasanya yang manis, kandungan airnya yang sedikit dan jumlah bijinya yang sedikit pula.

Darimanakah Tanaman Sirsak Berasal?

via pinterest.com

Tanaman sirsak merupakan tanaman yang tumbuh didaerah tropis termasuk di semua wilayah di Indonesia. Mula-mula, tanaman sirsak merupakan tanaman liar yang tumbuh di hutan. Namun seiring dengan perjalanan waktu, sirsak mulai bermunculan di pekarangan dan saat ini sirsak mulai gencar dibudidayakan.

Sirsak senang tumbuh di lahan yang mengandung banyak air. Namun sirsak ini tetap bisa tumbuh di daerah yang kekurangan air bahkan di daerah yang miskin unsur hara.

Meskipun sirsak merupakan tanaman yang sangat gampang tumbuh, namun sirsak tumbuh dengan optimal di daerah dengan ketinggian di bawah 1800 m.dpl. yang mengandung ph 5,5-6,5, kaya unsur hara dan air.

Seperti yang telah disinggung dibagian sebelumnya, di beberapa wilayah tertentu seperti Bali, Jawa Barat, dan NTT memiliki tanaman sirsak yang khas dan diberi nama sesuai dengan asal sirsak tersebut tumbuh (meskipun sirsak tersebut juga telah dibudidayakan di seluruh Nusantara).

Artinya, di wilayah yang berbeda akan menghasilkan buah sirsak yang berbeda pula mutunya (ini berlaku bahkan untuk sirsak yang sama jenisnya; akan menjadi berbeda karakternya jika ditanam di daerah yang berbeda).

Kapan Pohon Sirsak Berbuah?

Tanaman sirsak merupakan tanaman yang mampu berbuah kapan saja atau tidak mengenal musim. Namun jika tanaman sirsak ini tumbuh dari biji, maka tanaman ini akan mulai berbuah ketika sudah berusia 4 hingga 5 tahun dan dapat berbuah sepanjang waktu

Sejauh ini belum ada penelitian khusus yang membahas umur maksimal dari tanaman ini. Akan tetapi tanaman sirsak bisa saja tidak produktif lagi. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, yakni usia tanaman yang terlalu tua, unsur hara dalam tanah, cuaca, dan hama.

Akan tetapi, sajauh aku mengenal sirsak dari kecil, ketika tanaman ini semakin tua dan besar maka buahnya akan semakin banyak dan rasanya enak (mungkin ini hanya kebetulan saja).

Namun sirsak akan berbuah dengan baik jika tanah tempat sirsak tersebut tumbuh memiliki banyak kandungan unsur hara dan banyak mengandung air (namun bukan daerah yang berair seperti rawa-rawa/daerah tepi sungai).

Mengapa Tanaman Sirsak Dibudidayakan?

Tanaman sirsak mulai dibudidayakan (dengan serius dan profesional) setelah tanaman ini diketahui memiliki banyak manfaat terutama untuk pencegahan dan penyembuhan kanker secara alami (tanpa operasi, tanpa terapi laboratorium).

Bahkan, tanaman sirsak ini mengbati kanker lebih efektif dari medis yang masih menyisakan bibit kanker dalam tubuh; buah dan daun sirsak mengobati kanker hingga ke akar-akarnya.

Sejak saat itulah tanaman sirsak mulai dibudidayakan untuk diambil daun dan buahnya. Hal ini bukan semata-mata karena manfaatnya, tentu saja karena harga buah sirsak menjadi mahal dan bahkan daunnyapun laku dijual sebagai obat.

Bagaimana Cara Budidaya Buah Sirsak?

Sirsak merupakan tanaman yang sangat gampang dibudidayakan karena tanaman ini pada dasarnya sangat mudah tumbuh bahkan di daerah yang miskin unsur hara.

Sejauh ini pembudidayaan tanaman sirsak dilakukan melalui tiga cara, yakni secara generative (biji), vegetative (cangkok), dan perpaduan keduanya (sambung pucuk dan okulasi).

  1. Budidaya Sirsak Secara Generatif
  2. Pembibitan
  3. Penyemaian
  4. Persiapan Lahan
  5. Penanaman
  6. Perawatan
  7. Pemanenan
  8. Perawatan Pasca Panen
  9. Budidaya Sirsak Secara Vegetatif
  10. Budidaya Sirsak Dengan Teknik Gabungan
  11. Potong ujung tanaman yang tumbuh dari biji. Setelah itu belah ujung tanaman menjadi dua sepanjang dua atau tiga sentimeter. Sisakan daun pada batang tanaman bawah (daun jangan dihilangkan).
  12. Pilih ujung dahan dari tanaman induk sirsak unggulan dengan ukuran yang mirip atau sedikit lebih kecil dengan batang bawah yang akan disambung. Setelah itu, potong bagian samping kiri dan kanan sehingga pucuk tanaman yang akan disambung ini memiliki bonggol runcing berbentuk huruf V. hilangkan semua daun pada pucuk yang akan disambung ini.
  13. Masukkan pucuk dahan yang sudah dipersiapkan ke belahan ujung tanaman yang akan disambungkan. Pastikan kambium keduanya menempel sempurna baru setelah itu sambungan bisa diikat dengan plastik wrap yang biasanya dipergunakan untuk mengemas makanan.
  14. Jika ujung tanaman yang telah disambung tersebut mulai mengeluarkan daun baru, berarti penyambungan ini berhasil. Lepaskan ikatan plastik setidaknya dua bulan setelah daun-daun baru tersebut mulai muncul.
  15. Tanam bibit gabungan tersebut di lahan pembesaran. Tahap-tahap yang harus dilakukan untuk penanaman hingga perawatan sampai pemanenan buah bisa disamakan dengan poin pertama.

Sirsak Ratu

Sirsak ratu merupakan ratunya sirsak atau sirsak yang paling populer diantara jenis sirsak yang lain karena ukuran buahnya yang relatif besar, rasanya yang manis, dagingnya yang tak terlalu banyak mengandung air serta memiliki biji yang sedikit sehingga mudah untuk dikonsumsi langsung atau dijadikan jus sirsak.

Buah sirsak ratu bisa mencapa berat hingga 3 kg lho, namun berat rata-rata per buahnya mencapai 2-2,5 Kg sehingga buah ini banyak dibudidayakan karena hasil panennya sangat menguntungkan. Cara budidaya sirsak ratu ini tak jauh beda dengan sirsak jenis lainnya.

Dimana kita bisa dengan mudah mendapatkan buah atau bibit sirsak ratu? Di daerah sekitar pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat merupakan daerah tempat asal sekaligus penghasil sirsak ratu terbesar saat ini.

Jika kamu benar-benar ingin mendapatkan benih tanaman sirsak ratu yang asli dan berkualitas, sebaiknya kamu berkunjung ke daerah pelabuhan Ratu.

Manfaat Buah Sirsak

via pinterest.com

Buah sirsak selain dikenal sebagai buah dengan kandungan vitamin C dosis tinggi dan anti oksidan, buah ini juga dimanfaatkan untuk mengobati penyakit-penyakit berat dan mematikan seperti kanker (segala jenis kanker).

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa diambil dari mengonsumsi buah sirsak:

  1. Mengobati Kanker
  2. Obat Diare Untuk Bayi
  3. Mengatasi Anyang-Anyangan
  4. Mengobati Ambeien
  5. Mengatasi Penyakit Liver
  6. Mengatasi Penyakit Kandung Kemih

Pengolahan Buah Sirsak

Buah sirsak dapat dikonsumsi langsung ketika sudah matang, namun seringnya buah ini dikonsumsi sebagai minuman jus. Tak hanya dapat dikonsumsi langsung, buah ini ternyata juga bisa dijaikan makanan olahan lho. Tentu saja ketika sudah diolah, makanan ini bisa lebih awet dan memiliki nilai jual tinggi.

Beberapa jenis makanan yang menggunakan bahan dasar buah sirsak diantaranya adalah dodol sirsak, selai sirsak, brownies sirsak, permen sirsak, sirup sirsak dan lain sebagainya.

Manfaat Daun Sirsak

Saat ini daun sirsak dijual dalam bentuk tablet ataupun lembaran daun segar dan kering. Daun sirsak ini jika dikonsumsi akan menyembuhkan beberapa macam penyakit.

Meskipun daun sirsak dapat dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa macam jenis penyakit, namun yang menjadi ciri khas dari daun sirsak adalah untuk melenyapkan tumor dan kanker dalam tubuh.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang mampu diatasi dengan memanfaatkan daun sirsak:

  1. Mengatasi Kanker
  2. Menghilangkan Bisul
  3. Mengobati Asam Urat
  4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
  5. Mengbati Eksim Dan Rematik
  6. Menghilangkan Kutu
  7. Mengatasi Sakit Pinggang

https://budidayakita.com/budidaya-buah-sirsak/


Comments are closed.